Jumat, 10 Juli 2015

S1 jurusan SABAR

Apa yang benar-benar kita perlukan dalam hidup, jarang diajarkan di sekolah. Saya tidak mengerti mengapa kurikulum sekolah lebih banyak mengajarkan hal-hal yang teoritis. Bukan hal-hal yang sifatnya praktis seperti manajemen emosi, manajemen pikiran, manajemen waktu dan hal-hal yang kemungkinan besar dapat digunakan oleh setiap orang di hampir setiap keadaan. Berapa banyak dari kita yang menggunakan rumus trigonometri setelah lulus sekolah atau lulus kuliah? Jika kita tidak bekerja di bidang engineering atau bekerja sebagai ilmuwan mungkin hal terakhir yang kita lakukan dengan ilmu trigonometri adalah mengajarkannya ke anak kita yang masih sekolah! Yang anak kita gunakan kelak untuk mengajari anaknya lagi dan seterusnya.

Lalu bagaimana dengan ilmu-ilmu yang justru penting dalam hidup, seperti bagaimana menjaga kesabaran dalam setiap situasi? Atau belajar tentang kebahagiaan? Belajar untuk senantiasa bersyukur? Ilmu yang sejak dipelajari hingga nanti di akhir hayat diperlukan oleh hampir semua manusia. Mengapa tingkah laku, attitude jarang sekali dijadikan kuriklum resmi di sekolah atau di kampus. Saya bermimpi kelak ada sekolah atau kampus yang membuka jurusan kebahagiaan. Mata kuliahnya adalah kebahagiaan 101, kesabaran dasar, ilmu syukur dan semacamnya. Jadi entah sepuluh atau dua puluh tahun lagi, saya bermimpi ada sarjana dengan gelar sarjana kesabaran. Yang melahirkan orang-orang yang benar-benar patut menjadi suri teladan bagi masyarakat tentang kesabaran.

Tapi bagaimana dengan pekerjaannya nanti? Mungkin itu yang akan ditanyakan banyak orang tentang sarjana S1 jurusan kesabaran. Pekerjaan apa yang akan dikerjakan oleh lulusan S1 kesabaran? Saya jawab, pekerjaannya adalah menjadi teladan bagi masyarakat banyak. Karena saat ini kita sudah cukup banyak memiliki dokter, enjinir, manajer, bankir, dll. Namun teladan? Masih segelintir orang yang pekerjaannya adalah menjadi teladan. Lalu siapa yang gaji kalau begitu? Saya jawab, Allah langsung yang akan menggajinya.

0 komentar:

Posting Komentar