Rabu, 04 September 2013

PEMENANG versus pecundang

PEMENANG adalah bagian dari jawaban
Pecundang adalah bagian dari permasalahan

PEMENANG memiliki program
Pecundang memiliki alasan

PEMENANG berkata, "Izinkan saya mengerjakannya untuk Anda"
Pecundang berkata, "Ini bukan pekerjaan saya"

PEMENANG melihat sebuah jawaban dalam setiap permasalahan
Pecundang melihat sebuah permasalahan dalam setiap jawaban

PEMENANG melihat rerumputan hijau di dekat setiap jebakan berpasir
Pecundang melihat dua atau tiga jebakan berpasir di dekat setiap rerumputan hijau

PEMENANG berkata "Hal itu sulit, tetapi mungkin dikerjakan"

Pecundang berkata "Hal itu mungkin, tetapi sulit dikerjakan"

HIDUP tak berjudul

Apa judul hidup kamu?
Jika hidup kamu adalah sebuah film
Apakah kamu akan tersenyum atau menangis menontonnya
Ataukah kamu akan berkata.... Membosankan

Saya baru menyadari mengapa saya suka film
Karena di film sesuatunya tidak membosankan
Dinamis, banyak petualangan, unexpected
Tidak seperti hidup kebanyakan orang

Tanpa disadari, film menjadi sarana pelarian
Untuk sejenak melupakan hidup yang menjenuhkan
Film menjadi sarana pelampiasan
Atas ketidakberanian dalam hidup




siksaan bernama RUTINITAS

Diantara siksaan yang diciptakan oleh Allah
Ada satu siksaan yang sangat jenius
Yaitu siksaan dalam bentuk rutinitas hidup
Ketika seseorang menjalani hal yang sama
Berulang-ulang hampir setiap hari
Selama bertahun-tahun kehidupannya
Tanpa sadar ia sedang menjalani siksaan
Atau sadar, namun merasa tak berdaya
Terperangkap dalam ketidakberartian
Tanpa makna, tanpa tujuan, tanpa petualangan
Beberapa orang menyadarinya dan keluar dari belengggunya
Beberapa orang menyadarinya dan .... Bingung
Bingung harus berbuat apa untuk lepas dari rutinitas
Beberapa orang menerimanya sebagai bagian dari takdir
Yang menurutnya tak dapat diubah
Beberapa orang justru mencarinya
Tak tahu apa yang ada di baliknya

Minggu, 14 Juli 2013

suatu hari akan menjadi BENAR

Ada kutipan dari pidato Steve Jobs yang kurang lebih artinya seperti ini :
Jika kamu hidup setiap hari dengan anggapan hari ini adalah hari terakhir kamu di dunia
Maka suatu hari anggapan kamu pasti benar

Still thinking about it....

ustad-ustad di TV

Ustad-ustad di TV berceramah untuk meniru para sahabat Rasullullah SAW
Tapi apakah mereka mau berceramah tanpa dibayar?
Apakah mereka mau menginfakkan seluruh, setengah atau bahkan sepertiga hartanya?
Apakah mereka bisa hidup sederhana tanpa rumah atau kendaraan yang wah?
Walaupun begitu saya tetap berpikir mereka baik, hanya saja tidak cukup baik
Paling tidak lebih baik daripada kita yang setiap hari hidup dalam ketidaktaatan
Cukup menilai orang lain, lebih baik meluangkan waktu untuk menilai diri sendiri

Biarkan ustad-ustad di TV berbicara, mungkin karena memang itu takdir dan keberuntungannya

apakah kamu YAKIN?

Suatu hari, yang kurencanakan dan kuharapkan tidak lebih dari 600 hari kedepan
Aku akan pergi meninggalkan pekerjaan, rumah dan keluarga selama beberapa bulan
Untuk apa?

Untuk mencari keyakinan terhadap kebenaran
Untuk mencari jati diri
Kedengaran klise ya?

Meninggalkan sesuatu yang riil dan materil
Demi sesuatu yang idealis dan immateril
Aneh! Bagimu bahkan bagiku

Tapi manusia tidak bisa hanya hidup dari materi semata
Manusia butuh hal-hal yang sifatnya immaterial, seperti cinta dan keyakinan
Bukankah begitu?

Dan setelah aku kembali nanti
Apakah aku mempunyai jaminan pekerjaan apa yang akan aku lakukan untuk menafkahi keluarga?
Jujur saja saya tidak tahu, semoga Allah memberikan yang terbaik

Dan bukankah Allah Maha Pemberi Rezeki?
Iya sih, tapi apakah saya yakin akan hal itu?
Justru itu, saya pergi bukan karena saya yakin

Saya pergi karena  saya tidak yakin Allah Maha Pemberi Rezeki
Justru saya pergi karena saya ingin mendapat keyakinan seperti itu

Saya tidak mau hidup selamanya dengan ketidakyakinan itu

CONNECTING the dots

Hidup terdiri dari banyak momen, kejadian dan peristiwa
Beberapa menggembirakan, beberapa menyedihkan dan sebagian menghancurkan hati
Seringkali kita tidak tahu apa arti dari semua yang terjadi sampai di titik tertentu di masa depan

Seperti kata orang bijak
Hidup hanya bisa dimengerti dari depan ke belakang
Namun hanya bisa dijalani dari saat ini ke depan

Hidup adalah tentang menghubungkan titik-titik
Titik dari masa lalu dan titik dari masa depan
Tidak ada yang buruk dan tidak ada yang lebih baik

Mereka semua hanyalah titik-titik takdir
Yang seakan tanpa arti jika kita tak menghubungkannya
Mengambil hikmah dan pelajaran darinya


Inspired by Steve Jobs Speech