Tampilkan postingan dengan label Menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menulis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Mei 2015

modal INSPIRASI

Bagi seorang penulis modal utamanya adalah inspirasi.Bagaimana mengambil hikmah dari benda-benda dan kejadian yang kemudian disusun apik menjadi paket bacaan yang dapat menginspirasi. Bagaimana menyusun imajinasi dan kahayalan menjadi kisah petualangan yang menghanyutkan. Bagaimana merangkai memori dan kreativitas menjadi deretan kalimat yang bermakna. Bukan pulpen, kertas atau laptop yang menjadi modal, itu semua dengan mudah dapat dicari, dibeli atau dipinjam. Bukan pula waktu, tempat atau fasilitas lain yang membuat penulis dapat menulis. Seorang penulis sejati dapat menulis dimanapun, kapanpun dengan keterbatasan fasilitas selama ada inspirasi. Seorang penulis dapat berhenti mengendarai sepeda motor, meminggirkannya ke tepi jalan dan mulai menulis kala sang inspirasi menghampirinya. Tanpa peduli orang disekeliling yang melihat aneh. Seorang penulis dapat mengorbankan waktu istirahat kerja kantorannya untuk menulis disaat inspirasi merangsek masuk pikiran tanpa izin. Bagi seorang penulis, menulis bukanlah pekerjaan. Menulis adalah bagian tak terpisahkan dari hidup sebagaimana bernafas, makan dan minum.  Ketika orang lain bertanya; mengapa kamu menulis?  Seorang penulis bingung sebagaimana orang bingung ketika ditanya 'mengapa kamu bernafas?'

Rabu, 15 April 2015

untuk apa MENULIS


Untuk apa menulis jika hanya untuk dibaca sendiri?
Untuk apa menulis jika tulisanmu tidak bermanfaat bagi orang lain?
Untuk apa menulis jika cuma bertujuan mendapat uang dari tulisanmu?

Tulislah apa-apa yang sekiranya dapat memberi motivasi, inspirasi, wawasan, gagasan dan informasi untuk orang lain
Tulislah pengalaman hidupmu yang dapat dijadikan pelajaran bukan saja untukmu, namun untuk segenap umat manusia
Tulislah karena itu memang panggilan hidupmu

Dengan menulis kamu telah memasuki mesin waktu keabadian
Gagasan dan pemikiranmu akan tetap ada meskipun kamu telah tiada

Bukankah apa yang kamu ketahui saat ini adalah hasil dari tulisan seseorang?

Jumat, 10 April 2015

becoming WRITER

Apa yang dibutuhkan untuk jadi penulis hebat? Jawabannya: Menulis. Orang dikenal dari apa yang ia lakukan di sebagian besar waktunya. Seorang wanita adalah seorang ibu karena ia menghabiskan kebanyakan waktunya mengurus anaknya, memasak untuk anaknya, mencuci dan menyetrika baju anaknya, membersihkan rumah untuk tempat berteduh anaknya dan sebagainya. Namun seorang wanita bukanlah seorang ibu jika ia pergi pukul 6 pagi dan pulang pukul 6 malam untuk bekerja, wanita itu bukanlah seorang ibu, wanita itu lebih pantas disebut wanita karir. Begitupun penulis, apa yang membuat seseorang layak untuk mendapat julukan penulis? Karena ia menghabiskan banyak waktunya untuk menulis. Writing is what make someone called writer, quite make sense huh!


Ada peraturan seribu jam, yang kurang lebih berbunyi 'jika kamu ingin menjadi bagus dalam sesuatu atau menguasai sesuatu kamu harus melakukannya sebanyak seribu jam'. Seribu jam itu tidak banyak, dalam satu tahun ada 8.760 jam, alokasikan dengan sengaja seperdelapannya untuk melakukan hal yang memang benar-benar kamu ingin kuasai atau ingin menjadi baik di bidang itu. Seribu jam berarti sekitar 4,5 jam per hari selama 8 bulan, tidak lama bukan? So, tunggu apa lagi? Buat daftar absen seribu jam mu dan mulai jam pertamamu sekarang!.

Kamis, 02 April 2015

mesin waktu bernama TULISAN

Aku tersadar akan satu hal, bahwa manusia telah menciptakan mesin waktu semenjak jaman prasejarah dahulu. Yaitu melalui tulisan dan gambar-gambar. Dengan tulisan, seseorang dari masa lalu yang telah meninggal masih dapat memberikan informasi bahkan memengaruhi pemikiran orang-orang yang ada di masa depan. Melalui tulisan, seseoarang dapat memberi nasehat kepada orang lain yang mungkin berada di benua dan abad yang berbeda. seorang Lao Tze yang hidup ribuan tahun lalu, pemikirannya memengaruhi banyak orang di benua Eropa saat ini. Sungguh luar biasa peran sebuah tulisan. Bagaiamana jika, seseorang yang memiliki informasi atau kebijkasanaan, menyimpan itu semua untuk dirinya sendiri. Maka, informasi dan kebijaksanaan itu akan berakhir dengan meninggalnya orang tersebut. Atau tidak jauh-jauh, misalnya tulisan inspiratif yang kita buat ketika kita sedang bersemangat, itu bisa memotivasi diri kita sendri di masa depan ketika jiwa kita sedang lelah.


Kita bisa memilih untuk mewariskan informasi, wawasan dan kebijksanaan yang kita punya, atau kita bisa memilih untuk menyimpannya sendiri.

Rabu, 18 Desember 2013

Tetaplah Mencoba dan BERKARYA

Bagaimana caranya seseorang bisa menjadi seorang penulis handal?
Bagaimana  caranya seseorang bisa menghasilkan tulisan - tulisan yangp bermutu?
Adalah sama dengan caranya  seseorang bisa menjadi pemanah, koki atau pelukis yang handal
Yaitu dengan mencoba dan melakukan berulangkali dengan penuh semangat dan antusiasme
Pemanah dengan menembakkan ribuan anak panah,  yang tidak semua tepat sasaran
Koki dengan memasak ratusan jenis makanan, yang tidak semua berhasil
Pelukis dengan melukis ratusan lukisan, yang tidak semua mendapat pujian
Begitu juga dengan penulis, yaitu dengan menulis ribuan tulisan, yang kemungkinan sebagian besar tidak nyaman dibaca bahkan oleh penulisnya sendiri
Namun dengan ribuan anak panah yang meleset
Dengan ratusan masakan yang tidak enak Dengan ratusan lukisan yang layak masuk tempat sampah
Dengan ribuan tulisan uang tidak layak dibaca 
Bersama itu juga kemampuan, keahlian dan keterampilan seseorang meningkat
Dan lama kelamaan menjadi seorang ahli
Tidak ada yang salah dan hina dengan menghasilkan karya yang jauh dari kata memuaskan
Yang salah adalah ketika kita tidak berani dan terus mencoba
Yang salah adalah ketika kita berhenti berkarya ketika ratusan bahkan ribuan karya kita tak memuaskan
Tetaplah yakin diantara ratusan atau bahkan ribuan karya akan ada beberapa mahakarya
Dan ratusan ribuan karya tadi bukan menjadi tak berguna dan tak masuk akal
Ratusan dan ribuan karya yang lain menununjukkan bagaimana caranya menghasilkan mahakarya
Tetaplah mencoba, tetaplah berbuat, tetaplah berkarya