Tampilkan postingan dengan label NLP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NLP. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Februari 2014

creating positive ANCHOR

Ada yang tau anchor itu apa? Secara harfiah anchor berarti jangkar. Dalam Neuro Linguistic Programming (NLP), anchor adalah sesuatu hal yang bisa berupa kata-kata, gambar, tempat, gerak tubuh, aroma, rasa dan hal lain yang dapat ditangkap panca indra yang secara otomatis bisa memicu kondisi emosi tertentu seperti gembira, berani, bahagia, tenang bahkan juga emosi negatif seperti takut, cemas atau marah. Bagi sebagian orang, melihat kecoa adalah Anchor untuk rasa takut. Jika disingkat dalam satu kata anchor adalah pemicu, trigger.

 Anchor itu seperti kita punya tombol di tubuh, dan ketika kita kita ingin lebih pede kita tekan tombol tertentu. Ketika kita ingin tenang kita menekan tombol yang lain. 'Menekan tombol' disini bisa dilakukan dengan kombinasi gerakan tertentu yang unik, atau dengan kata-kata, atau gabungan keduanya, atau hal lain yang unik.

Bayangkan jika kita dapat mengatur state kita, kondisi emosional kita secara otomatis dengan gerakan sederhana. Sesederhana menekan tombol untuk menjalankan program tertentu di komputer. Tentunya anchor-anchor yang ingin kita tanamkan secara pribadi adalah anchor yang positif. Saya baru beberapa hari mengikuti pelatihan NLP dan merasa perlu untuk membangun anchor-anchor positif tersebut, antara lain :
  • Bahagia
  • Berani / pede
  • Ketenangan batin
  • Gembira / lucu
  • Hubungan batin dengan Allah
  • Kreativitas
  • Meningkatkan level energi
  • Belajar itu menyenangkan


Saya masih belum bisa memutuskan akan seperti apa gesture yang cocok dan sreg untuk masing-masing anchor tersebut. Intinya, untuk menciptakan anchor sebenarnya cukup mudah. Tinggal kita munculkan perasaan, emosi, pikiran kita ketika berada dalam state yang kita inginkan. Ketika state tersebut sampai atau mendekati puncak maka langsung kita buat gerakan yang akan kita jadikan anchor. Semoga berguna untuk para pembaca dan diri saya pribadi. Let's creating POSITIVE ANCHOR.

Sabtu, 01 Februari 2014

what is NEO NLP?

Saya sudah dua tahun lebih ingin ikut pelatihan NLP practitioner. Setelah browsing-browsing di internet ternyata dapat saya simpulkan ada dua jenis pelatihan NLP Practitioner di Indonesia. Yang satu pelatihan NLP Practitioner yang dapat sertifikat internasional, berlangsung selama kurang lebih 7 hari dan biayanya lebih dari 10 juta per sesi pelatihan. Yang kedua pelatihan Neo NLP Practitioner, mendapat sertifikat NNLP ( Neo NLP ), berlangsung selama dua hari dan biaya pelatihannya tidak lebih dari tiga juta rupiah. Untuk selanjutnya dalam artikel ini saya menyebutnya dengan NLP dan NNLP.  Bedanya apa antara kedua jenis training tersebut?

Dari yang saya tahu perbedaannya adalah ( selain yang tersebut diatas ) :
  1. NLP Practitioner mendapat sertifikat dengan lingkup internasional dan NNLP Practioner mendapat sertifikat dengan lingkup nasional. Jadi jika kita ikut pelatihan NNLP Practitioner dan ingin melanjutkan pelatihan ke NLP Master Practitioner di luar negri kemungkinan tidak bisa.
  2. Materi yang diajarkan di NLP dan NNLP sebenarnya sama. Sama-sama NLP yang sumbernya dari Richard Bandler dan John Grinder. Mempunyai pillar, presupposition dan teknik yang sama dengan NLP manapun di dunia ini. Yang membedakannya adalah prakteknya. Jika dalam NLP materi yang sama dipraktekkan berulang kali, dalam NNLP karena dipadatkan satu materi hanya satu kali praktek. Namun filosofi dan makna dari NLP itu sendiri tetap disampaikan dalam NNLP. Karena yang paling penting dari NLP bukanlah praktek simulasi saat pelatihan, namun yang lebih penting praktek setelah pelatihan di dunia nyata.
  3. Peserta dalam NNLP dibatasi maksimal sepuluh orang untuk lebih menunjang keefektifan pelatihan dalam waktu yang singkat. Sementara dalam satu kelas NLP bisa dua puluh orang.
 Setahu saya itu perbedaan antara kedua jenis training NLP. Karena yang saya ikuti sekarang adalah NNLP dan menurut praktisinya NNLP lahir dikarenakan praktisi-praktisi NLP di Indonesia merasa NLP ini adalah ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia namun akses terhadap ilmu tersebut masih mahal dan sulit. Jadi para praktisi itu ingin mengusahakan agar NLP ini lebih bisa disebarluaskan ke lebih banyak orang. Lebih mudah dan murah untuk dipelajari. Tidak perlu waktu dan biaya yang besar. Maka muncullah training Neo NLP. Keputusan untuk mengikuti training NLP yang mana sepenuhnya adalah keputusan masing-masing pribadi. Silakan.